Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Cara Membuat Anggaran Keuangan, Berhemat dan Melunasi Hutang

vemuda.com - Dalam resolusi tahun baru banyak orang yang merencanakan penghematan lebih banyak uang, tetapi biasanya mereka tidak tahu harus mulai dari mana.

Dompet
Gambar: unsplash.com oleh Emil Kalibradov

Memiliki tumpukan hutang dan tagihan demi tagihan dapat membuat kita menjadi sulit untuk mengumpulkan. Tapi dari masalah inilah kita akan mencari solusinya. 

Dengan beberapa perubahan gaya hidup yang lebih sederhana, kami akan membantu Anda membuat anggaran yang sehat dan mencapai tujuan keuangan yang Anda inginkan. Jadi, langsung saja kita simak beberapa tips berikut ini. 

1. Buat Anggaran

Langkah pertama untuk menghemat uang adalah dengan cara membuat anggaran. Buat daftar semua pengeluaran Anda untuk setiap bulan dan tentukan di mana Anda dapat mengurang pengeluaran. 

Menggunakan aplikasi penganggaran seperti Mint atau spreadsheet dapat membantu Anda mengidentifikasi area pengeluaran utama dan akan memastikan Anda fokus pada anggaran yang telah Anda tetapkan.

2. Lunasi Hutang Anda

Langkah kedua adalah merencanakan bagaimana Anda akan melunasi segala hutang Anda. Mulailah dengan melunasi pinjaman apa pun yang memiliki tingkat bunga yang tinggi dan kemudian tentukan jumlah uang yang dapat Anda alokasikan untuk pembayaran bulanan.

Semakin cepat Anda melunasi hutang, semakin cepat Anda bisa mulai menabung untuk keperluan lain.

3. Gunakan Kartu Kredit dengan Bijak

Jika Anda akan menggunakan kartu kredit, Anda harus menggunakannya dengan bijak!

Gunakan untuk membangun peringkat kredit Anda, tetapi pastikan bahwa Anda bisa melunasi pembayaran minimum atau total tagihan setiap bulan untuk menghindari bunga nya. 

Jangan gunakan uang tunai, Anda tidak perlu membeli barang-barang yang belum Anda butuhkan.

4. Mulai Menabung

Apakah Anda selalu mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda akan mulai menabung setelah mendapatkan lebih banyak uang?

Nah, berhentilah membuat alasan dan mulailah menabung sekarang!

Bahkan walau hanya menabung Rp. 7.000 sehari, maka tabungkan saja uang tersebut. Anda akan berada di jalur yang tepat menuju perencanaan keuangan yang lebih baik. Anda bisa baca tulisan kami yang berjudul 7 Cara Menabung Unik Paling Asyik

5. Tinjau Biaya Berlangganan Anda

Tanpa kita sadari, kita bisa menghabiskan banyak uang untuk berlangganan hal-hal yang kadang tidak terlalu diperlukan seperti media cetak atau channel TV berbayar. 

Kalau semuanya itu tidak benar-benar Anda perlukan dan tidak mendesak, alangkah baiknya jika tidak berlangganan lagi demi mengurangi tagihan bulanan Anda, supaya Anda lebih hemat. 

6. Investasikan Uang Anda

Lupakan saham dan saham yang berisiko membuat Anda kehilangan uang dalam jumlah banyak. Banyak cara untuk berinvestasi selain membeli saham. 

Lebih baik Anda membeli tanah atau menyimpannya dalam bentuk emas sebagai cara untuk menginvestasikan uang Anda. Kita ketahui bahwa harga tanah dan emas selalu naik dari waktu ke waktu, apalagi tanah. 

7. Kontrol Belanjaan yang Impulsif

Belanja yang impulsif mungkin adalah pemborosan uang terbesar kita saat ini. Tanpa kita sadari kita telah menjadi sangat konsumtif dan menghabiskan banyak uang. 

Ketika Anda melihat suatu barang, lalu Anda menyukainya, kemudian Anda membelinya. Lalu setelah lewat sebulan dua bulan Anda sadar bahwa sebenarnya Anda tidak terlalu membutuhkan barang tersebut. Tak disangka Anda telah melakukan pemborosan. 

Daripada belanja secara impulsif, beri diri Anda satu atau dua minggu untuk memikirkan pembelian barang. Jika Anda kemudian memutuskan bahwa Anda benar-benar menyukainya dan akan memanfaatkan barang tersebut dengan baik, maka Anda dapat membelinya.

Jadi, begitulah beberapa tips dasar untuk membantu mengatur keuangan Anda di jalur yang benar dan mulailah menabung dengan benar. Terima kasih. 

2 comments for "Cara Membuat Anggaran Keuangan, Berhemat dan Melunasi Hutang"

  1. Infestasi ke emas, kalau kondisi negara dalam keadaan tertentu seperti krisis, atau disimpan jangka waktu lama, beruntung. Jika negeri ini biasa-biasa saja tidak cocok. Beli mahal jual murah. Terlebih emasnya berbentuk perhiasan. Bukan batangan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar Bu Nur, kalau mau beli emas maka beli lah emas batangan, bukan yang berbentuk perhiasan. Namun banyak orang yang masih belum mengetahui hal ini.

      Delete